Kebijakan Dasar Penyelenggaraan Akademik

  1. Seluruh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Shanti Bhuana dijiwai dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang pro-poor, pro-job, pro-development, dan pro-environment.
  2. Kurikulum disusun sedemikian rupa agar mahasiswa memiliki pengetahuan untuk meningkatkan ketahanan nasional, yaitu ketahanan ekonomi, ketahanan sosial, dan ketahan ekologi.

  3. Prodi Manajemen memiliki tiga konsentrasi, yaitu Konsentrasi Manajemen Keuangan dan Ketahanan Ekonomi, Konsentrasi Manajemen Insani dan Ketahanan Sosial, serta Konsentrasi Manajemen Pemasaran dan Ketahanan Ekologi.

  4. Prodi Kewirausahaan memiliki dua konsentrasi, yaitu Konsentrasi Bisnis Pariwisata dan Ketahanan Ekologi serta Konsentrasi Bisnis Industri Kreatif dan Ketahanan Ekonomi.

  5. Pendidikan bersifat holistik karena tidak hanya bertujuan meningkatkan intelektual semata tetapi juga iman, moral, dan integritas. Matakuliah yang berorientasi pada akhlak mulia, pendalaman iman, moral, dan integritas diberikan terus menerus mulai dari semester 1 hingga semester 8. Pendidikan holistik diterjemahkan dengan penyusunan kurikulum yang diintegrasikan dengan Budaya Amare dan kehidupan berkomunitas dalam asrama.

  6. Penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum dilakukan melalui sinergitas antara Pusat Pengembangan Kurikulum, Kaprodi, dan Pusat Kendali Mutu.

  7. Nilai yang diperoleh mahasiswa ada dua macam, yaitu Indeks Prestasi yang merepresentasikan prestasi akademik dan Integrity Credit Point yang menjadi nilai integritas mahasiswa. Kedua jenis nilai ini diberikan kepada mahasiswa setiap semester melalui Kartu Hasil Studi (KHS).

  8. Penyelenggaraan Catur Dharma STIM SB diarahkan untuk mewujudkan pribadi-pribadi yang cinta tanah air, berintegritas, profesional, dan berbudaya Amare.

  9. Penyelenggaraan akademik dilakukan dengan prinsip kebebasan akademik dan otonomi keilmuan.

  10. Penjaminan mutu dilaksanakan secara rutin dalam koordinasi Pusat Kendali Mutu yang bersinergi dengan Pusat Pengembangan Kurikulum dan Kaprodi.

  11. Perlu terus menerus dijalin networking yang sinergis dengan para stakeholders yang dapat mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa serta terbuka terhadap kebutuhan dan tuntutan zaman.