Mendorong Kepatuhan Wajib Pajak, Tax Center Shanti Bhuana ikut berpartisipasi  mensosialisasikan Program Pengungkapan Sukarela

Tax Center Institut Shanti Bhuana bekerjasama dengan KP2KP Bengkayang menyelenggarakan kegiatan webinar perpajakan pada Selasa, 17 Mei 2022. Webinar ini mengangkat tema “Sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela (PPS)” secara daring. Kegiatan webinar ini mengundang beberapa Kantor Dinas di Pemerintahan Kabupaten Bengkayang untuk menjadi peserta dalam kegiatan ini. Namun, webinar ini juga diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat umum yang tergabung via zoom meeting.

Kegiatan Webinar ini dibuka dengan kata Sambutan yang diberikan oleh Bupati Bengkayang,
Sebastianus Darwis, SE.,MM. yang mengatakan pentingnya program pengungkapan sukarela dijalankan oleh para wajib pajak, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Bengkayang. Selanjutnya, kata sambutan diberikan oleh Kepala KP2KP Bengkayang yaitu Muchamad Djaelani yang sangat mendukung berlangsungnya kegiatan ini.

Webinar ini menghadirkan narasumber dari Asisten Penyuluh Pajak KPP Pratama Singkawang,
Yuda Yusdiman yang mengatakan bahwa PPS diatur dalam UU HPP BAB 5 Pasal 5 – Pasal 12. Program ini menjadi jalan tengah terbaik bagi wajib pajak yang ingin mengungkapkan hartanya dengan dikenai tarif khusus.

Dalam webinar disampaikan juga bahwa PPS diformulasikan dengan tidak memberatkan wajib pajak yang ingin patuh dan disisi lain tetap menjaga prinsip keadilan atau tidak mencederai keadilan wajib pajak. Selain itu, narasumber juga mengingatkan kepada para wajib pajak bahwa batas akhir program ini yaitu 30 Juni 2022. Oleh karena itu, ia mengajak para wajib pajak untuk tidak takut melaporkan hartanya secara sukarela dalam Program Pengungkapan Sukarela.

Kegiatan ini disambut baik oleh para peserta terutama peserta undangan yang berasal dari kedinasan Pemerintah Bengkayang. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta terkait PPS.

Tujuan diadakannya webinar ini yaitu mensosialisasikan pentingnya program pengungkapan sukarela, serta mendorong kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pelaporan harta khususnya bagi wajib pajak yang belum sempat melaporkan hartanya pada Tax Amnesty 2016. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah masyarakat untuk mengetahui pentingnya PPS dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Selanjutnya, batas akhir pelaporan harta melalui Program Pengungkapan Sukarela akan berakhir pada 30 Juni 2022. 

Penulis: Sofia Anggriani & Sabina Dara Sinta
Editor: Charley Orilya Grasselly Alfa Delfiny Hartoyo Uray