STIM SB Dalam National University Debating Championship (NUDC) 2019 Tingkat Provinsi

Debat, salah satu muatan wajib dari kurikulum pendidikan negara-negara berkembang, menuntut mahasiswa untuk memiliki pengetahuan global, menganalisis, membuat keputusan, dan meyakinkan publik. Mahasiswa dihadapkan pada persoalan nyata yang ada di masyarakat serta diharapkan mampu bernegosisasi dan berargumen juga sampai ke jenjang internasional.

Sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menetapkan pola pembinaan mahasiswa untuk memberi wadah berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, terampil, kompeten dan berbudaya. Salah satu usaha pembinaan tersebut adalah melalui kompetisi debat, yang telah dirumuskan dalam National University Debating Championship (NUDC).

Dengan sasaran semua mahasiswa aktif Program Sarjana atau Diploma di Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti), NUDC bertujuan dapat meningkatkan daya saing mahasiswa melalui debat ilmiah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, menyampaikan kemampuan secara logis dan sistematis, memperkuat karakter mahasiswa melalui pemahaman akan permasalahan nasional dan internasional yang mendapat pemecahannya melalui kompetisi debat, serta meningkatkan kemampuan bahasa inggris sebagai alat komunikasi internasional.

Dua mahasiswi STIM Shanti BhuanaAnci Erzina manajemen angkatan 2017 dan Eligia mahasiswi manajemen angkatan 2016 yang memenangkan debat NUDC Tingkat Perguruan Tinggi kemudian maju ke Tingkat Wilayah yang diselenggarakan dua hari sejak 24 Juni 2019 di Pontianak.